Minggu, 07 Juli 2013

Jadilah Bintang di Langit

Jadilah seperti bintang di kala malam, meski cahayanya tak mampu menerangi bumi, namun ia selalu memberi keindahan dalam kegelapan. Mungkin ini inspirasi hidup gw buat ke depan. biar cuma menjadi sosok orang biasa tapi gw senang klo bisa membantu banyak orang. hidup ini serasa bermanfaat klo kita bisa membantu sesama. sadar akan banyak kekurangan tapi mereka pasti juga akan membutuhkan kita. termasuk orang yg kita sayangi, mungkin roda kehidupan sudah berputar dari kehidupan gw. dulu seakan gw ngerasa bisa memiliki seseorang yang gw sayangi seutuhnya tapi kini keadaan sudah berbeda. seseorang yang gw cintai mungkin sudah menempatkan hatinya buat prioritas hidupnya dengan yang lain. mungkin itu yang gw rasain tapi namanya untuk menebak perasaan seseorang yg kita sayangi itu sangatlah susah, karena gw juga masih belum tahu kebenarannya. berusaha buat ikhas tidaklah semudah ucapan. kita akan merasakan kehilangan ketika seseorang itu sudah tiada di kehidupan kita. mungkin sekarang gw masih bisa berbagi waktu sama dia tapi gw seakan gabisa ngerasaiin cinta yg dia beri seperti dulu. gw gamau terlalu berharap sama keadaan yang terpenting adalah hidup gw tetap harus berjalan. gw akan selalu berusaha menjadi seseorang yang di butuhkan sama orang yang gw sayangi entah itu keluarga, sahabat, atau someone.

Jumat, 21 Juni 2013

PARALLER CONSTRUCTION

1. You can have a tea, or you can have a coffee. You has either tea or coffe. 6. We could fly, or we could take the train. you has neither fly, or train.

Sabtu, 15 Juni 2013

Pendapat mengenai Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM)

Menurut saya, program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kebijakan penaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, tidak memberikan edukasi pada masyarakat.

Sebab, program BLSM ini tak berbeda dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pemerintah dianggap hanya mengganti nama dari program itu saja.

Itu hanya ganti bungkus saja. Dulu BLT, sekarang BLSM. Program ini tak mencerdaskan masyarakat. Selain itu, akan ada masalah pada pendistribusian program tersebut nantinya. Terutama bagi mereka yang bakal menerima kompensasi tersebut.

Dana kompensasinya Rp100 ribu, kalau yang tinggal di daerah bagaimana? Yang jauh dari kantor pos misalnya. Ongkos mereka untuk pergi ke kantor pos kan ada yang lebih dari Rp100 ribu.

Senin, 10 Juni 2013

DIRECT AND INDIRECT SPEECH

1. Direct speech : Do you live in the dorm, "He asked me" Indirect speech : He asked me if i lived in the dorm 6. Direct speech : do you have a car ? "Mark asked me" Indirect speech : Mark asked me if i had a car.

Rabu, 05 Juni 2013

Pengalaman pribadi dengan alat transportasi

Pada Suatu hari saya pergi study tour ke Bandung dengan menggunakan bus. Ketika itu saya masih sekolah menengah pertama (smp). Di perjalanan bus yang kami kendarai di kawal dengan mobil polisi sehingga tidak mengalami kemacetan dan berasa seperti menjadi orang penting. Setiba di Bandung saya dan kawan-kawan langsung check in di hotel untuk beristirahat dan makan bersama. Di bandung rencana perjalanan kami yaitu 3 hari 2 malam, dan pada malam pertama kami hanya membuat acara perpisahan kelas di hotel. Pada malam ke 2 saya berjalan-jalan menyelusuri kota wisata Bandung, seperti bermain off road dengan mobil mini jeep tapi sangat mengesankan karena perjalanannya yang begitu extreme, tak hanya di situ saya dan kawan-kawan juga bermain paint ball dimana kami menguji adrenalin untuk berperang membuat regu tim dengan menggunakan senjata layaknya seorang tentara. Namun harus hati-hati karena ketika kita terkena tembakan bisa bikin kulit bentol-bentol.hehe… Setelah permainan selesai saya dan kawan-kawan langsung menuju tempat wisata kawah putih. Di sana pemandangannya sangat bagus karena tempat yang bersih dan sejuk sekali hanya saja air nya terdapat sedikit bau belerang tapi bermanfaat juga untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Sekian pengalaman pribadi saya dengan alat transportasi kendaraan yaitu Bus.

Sabtu, 01 Juni 2013

Strategi Pembangunan Pertahanan Nasional

Pertahanan nasional adalah sebagai suatu kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman,gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar dan yang langsung maupun tidak langsung. Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi , sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara . Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional maka di perlukan suatu kehidupan sosial yang berbudaya, berbangsa dan bermasyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju, dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang. Itulah strategi yang harus ditanamkan untuk keberlangsungan dalam pembangunan nasional.di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nurani kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional.

Rabu, 01 Mei 2013

Cerita Tokoh Wayang Petruk

Petruk adalah tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa, di pihak keturunan/trah Witaradya. Petruk tidak disebutkan dalam kitab Mahabarata. Jadi jelas bahwa kehadirannya dalam dunia pewayangan merupakan gubahan asli Jawa. Di ranah Pasundan, Petruk lebih dikenal dengan nama Dawala atau Udel. Kisah Menurut pedalangan, ia adalah anak pendeta raksasa di pertapaan dan bertempat di dalam laut bernama Begawan Salantara. Sebelumnya ia bernama Bambang Pecruk Panyukilan. Ia gemar bersenda gurau, baik dengan ucapan maupun tingkah laku dan senang berkelahi. Ia seorang yang pilih tanding/sakti di tempat kediamannya dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu ia ingin berkelana guna menguji kekuatan dan kesaktiannya. Di tengah jalan ia bertemu dengan Bambang Sukodadi dari pertapaan Bluluk tiba yang pergi dari padepokannya di atas bukit, untuk mencoba kekebalannya. Karena mempunyai maksud yang sama, maka terjadilah perang tanding. Mereka berkelahi sangat lama, saling menghantam, bergumul, tarik-menarik, tendang-menendang, injak-menginjak, hingga tubuhnya menjadi cacat dan berubah sama sekali dari wujud aslinya yang tampan. Perkelahian ini kemudian dipisahkan oleh Smarasanta (Semar) dan Bagong yang mengiringi Batara Ismaya. Mereka diberi petuah dan nasihat sehingga akhirnya keduanya menyerahkan diri dan berguru kepada Smara/Semar dan mengabdi kepada Sanghyang Ismaya. Demikianlah peristiwa tersebut diceritakan dalam lakon Batara Ismaya Krama.Karena perubahan wujud tersebut masing-masing kemudian berganti nama. Bambang Pecruk Panyukilan menjadi Petruk, sedangkan Bambang Sukodadi menjadi Gareng. Petruk mempuyai istri bernama Dewi Ambarwati, putri Prabu Ambarsraya, raja Negara Pandansurat yang didapatnya melalui perang tanding. Para pelamarnya antara lain: Kalagumarang dan Prabu Kalawahana raja raksasa di Guwaseluman. Petruk harus menghadapi mereka dengan perang tanding dan akhirnya ia dapat mengalahkan mereka dan keluar sebagai pemenang. Dewi Ambarwati kemudian diboyong ke Girisarangan dan Resi Pariknan yang memangku perkawinannya. Dalam perkawinan ini mereka mempunyai anak lelaki dan diberi nama Lengkungkusuma. Oleh karena Petruk merupakan tokoh pelawak/dagelan (Jawa), kemudian oleh seorang dalang digubah suatu lakon khusus yang penuh dengan lelucon-lelucon dan kemudian diikuti dalang-dalang lainnya, sehingga terdapat banyak sekali lakon-lakon yang menceritakan kisah-kisah Petruk yang menggelikan, contohnya lakon Pétruk Ilang Pethèlé ("Petruk kehilangan kapaknya"). Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Petruk