Senin, 10 Juni 2013
DIRECT AND INDIRECT SPEECH
1. Direct speech : Do you live in the dorm, "He asked me"
Indirect speech : He asked me if i lived in the dorm
6. Direct speech : do you have a car ? "Mark asked me"
Indirect speech : Mark asked me if i had a car.
Rabu, 05 Juni 2013
Pengalaman pribadi dengan alat transportasi
Pada Suatu hari saya pergi study tour ke Bandung dengan menggunakan bus. Ketika itu saya masih sekolah menengah pertama (smp). Di perjalanan bus yang kami kendarai di kawal dengan mobil polisi sehingga tidak mengalami kemacetan dan berasa seperti menjadi orang penting. Setiba di Bandung saya dan kawan-kawan langsung check in di hotel untuk beristirahat dan makan bersama. Di bandung rencana perjalanan kami yaitu 3 hari 2 malam, dan pada malam pertama kami hanya membuat acara perpisahan kelas di hotel. Pada malam ke 2 saya berjalan-jalan menyelusuri kota wisata Bandung, seperti bermain off road dengan mobil mini jeep tapi sangat mengesankan karena perjalanannya yang begitu extreme, tak hanya di situ saya dan kawan-kawan juga bermain paint ball dimana kami menguji adrenalin untuk berperang membuat regu tim dengan menggunakan senjata layaknya seorang tentara. Namun harus hati-hati karena ketika kita terkena tembakan bisa bikin kulit bentol-bentol.hehe…
Setelah permainan selesai saya dan kawan-kawan langsung menuju tempat wisata kawah putih. Di sana pemandangannya sangat bagus karena tempat yang bersih dan sejuk sekali hanya saja air nya terdapat sedikit bau belerang tapi bermanfaat juga untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Sekian pengalaman pribadi saya dengan alat transportasi kendaraan yaitu Bus.
Sabtu, 01 Juni 2013
Strategi Pembangunan Pertahanan Nasional
Pertahanan nasional adalah sebagai suatu kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman,gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar dan yang langsung maupun tidak langsung.
Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi , sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara .
Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional maka di perlukan suatu kehidupan sosial yang berbudaya, berbangsa dan bermasyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju, dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang.
Itulah strategi yang harus ditanamkan untuk keberlangsungan dalam pembangunan nasional.di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nurani kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.
Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional.
Rabu, 01 Mei 2013
Cerita Tokoh Wayang Petruk
Petruk adalah tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa, di pihak keturunan/trah Witaradya. Petruk tidak disebutkan dalam kitab Mahabarata. Jadi jelas bahwa kehadirannya dalam dunia pewayangan merupakan gubahan asli Jawa. Di ranah Pasundan, Petruk lebih dikenal dengan nama Dawala atau Udel.
Kisah
Menurut pedalangan, ia adalah anak pendeta raksasa di pertapaan dan bertempat di dalam laut bernama Begawan Salantara. Sebelumnya ia bernama Bambang Pecruk Panyukilan. Ia gemar bersenda gurau, baik dengan ucapan maupun tingkah laku dan senang berkelahi. Ia seorang yang pilih tanding/sakti di tempat kediamannya dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu ia ingin berkelana guna menguji kekuatan dan kesaktiannya.
Di tengah jalan ia bertemu dengan Bambang Sukodadi dari pertapaan Bluluk tiba yang pergi dari padepokannya di atas bukit, untuk mencoba kekebalannya. Karena mempunyai maksud yang sama, maka terjadilah perang tanding. Mereka berkelahi sangat lama, saling menghantam, bergumul, tarik-menarik, tendang-menendang, injak-menginjak, hingga tubuhnya menjadi cacat dan berubah sama sekali dari wujud aslinya yang tampan. Perkelahian ini kemudian dipisahkan oleh Smarasanta (Semar) dan Bagong yang mengiringi Batara Ismaya. Mereka diberi petuah dan nasihat sehingga akhirnya keduanya menyerahkan diri dan berguru kepada Smara/Semar dan mengabdi kepada Sanghyang Ismaya. Demikianlah peristiwa tersebut diceritakan dalam lakon Batara Ismaya Krama.Karena perubahan wujud tersebut masing-masing kemudian berganti nama. Bambang Pecruk Panyukilan menjadi Petruk, sedangkan Bambang Sukodadi menjadi Gareng.
Petruk mempuyai istri bernama Dewi Ambarwati, putri Prabu Ambarsraya, raja Negara Pandansurat yang didapatnya melalui perang tanding. Para pelamarnya antara lain: Kalagumarang dan Prabu Kalawahana raja raksasa di Guwaseluman. Petruk harus menghadapi mereka dengan perang tanding dan akhirnya ia dapat mengalahkan mereka dan keluar sebagai pemenang. Dewi Ambarwati kemudian diboyong ke Girisarangan dan Resi Pariknan yang memangku perkawinannya. Dalam perkawinan ini mereka mempunyai anak lelaki dan diberi nama Lengkungkusuma.
Oleh karena Petruk merupakan tokoh pelawak/dagelan (Jawa), kemudian oleh seorang dalang digubah suatu lakon khusus yang penuh dengan lelucon-lelucon dan kemudian diikuti dalang-dalang lainnya, sehingga terdapat banyak sekali lakon-lakon yang menceritakan kisah-kisah Petruk yang menggelikan, contohnya lakon Pétruk Ilang Pethèlé ("Petruk kehilangan kapaknya").
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Petruk
Selasa, 30 April 2013
Kebijakan Globalisasi
Kebijakan yang saya lakukan untuk memenangkan globalisasi adalah memperdalam wawasan ilmu pengetahuan, mengasah kemampuan, berkarya dengan hasil kreatifitas sendiri. Melakukan sebuah pembaruan untuk membuat dunia ini lebih baik dan maju.
Karena di jaman globalisasi dibutuhkan kemampuan atau skill yang lebih bisa membuat seseorang bersaing untuk maju demi mencapai masa depan yang cerah agar seseorang tidak tersingkir dari persaingan yang semakin ketat.
Tetapi, dilain sisi kita juga harus berhati-hati dalam menyaring arus globalisasi yang masuk kedalam budaya atau negara kita ini. Karena semakin mudah untuk seseorang mengakses situs-situs yang negatif. Dan itu bisa membuat, juga bisa menghilangkan budaya asli Indonesia terpengaruh kedalam budaya asing yang menyimpang.
Maka intinya, kita harus bisa menyerap dan memilah-milah apa yang bisa membuat kita lebih pintar dan lebih dewasa dalam menyikapi arus globalisasi yang jelas-jelas sudah kita rasakan efekya baik efek positif maupun efek negatif.
Globalisasi vs Perdukunan
Dukun dalam bahasa Arab disebut Kahin dan tukang ramal disebut 'Arraf. Pengertian 'Arraf (tukang ramal) adalah: orang yang mengaku mengetahui kejadian yang telah lewat, yang bisa menunjukan barang yang dicuri atau tempat hilangnya suatu barang. Pengertian Kahin (dukun) adalah: orang yang memberitakan hal-hal yang ghaib yang akan terjadi atau sesuatu yang terkandung di hati. Jadi dalam istilah kita dukun dan tukang ramal adalah orang yang mengaku mengetahui kejadian yang akan datang baik itu kabar baik atau jelek, dapat menunjukan barang yang dicuri atau tempat kehilangan suatu barang dan tahu hal-hal yang ghaib serta sesuatu yang ada dalam hati.
Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkutinformasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.
Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia. Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi.
Seperti yang dipaparkan diatas ilmu perdukunan ada dari jaman nenek moyang terdahulu. Ilmu perdukunan adalah ilmu ghaib yang dilakukan seseorang untuk menghasilkan keuntungan pribadinya. Pada jaman dahulu banyak orang-orang yang percaya akan kesaktian seorang dukun, padahal kita tahu bahwa kehebatan dan kebesaran tuhan lebih dari segalanya.
Seiring perkembangan zaman khususnya Di era sekarang ini yang biasa kita sebut dengan istilah globalisasi masyarakat sudah mulai membuka mata dan membuka fikiran tentang hal- hal yang lebih masuk akal dan bisa diterima oleh nalar. Dukun di era sekarang ini kurang dilirik oleh masyarakat akibat pemikiran masyarakat yang sudah maju, selain itu didalam ajaran islam dukun juga tidak diperbolehkan karena di anggap musyrik. Oleh karena itu saya sebagai masyarakat yang berfikir maju tidak percaya tentang ilmu kedukunan dan bagi saya ilmu kedukunan merupakan ilmu tidak wajar dan tidak patut dipercaya.
Senin, 15 April 2013
Direct Speech
Direct Speech
1. Jim said, “ I am sleepy that day ”
answer : Jim said that he was sleepy that day.
6. he said," i live on seventh avenue now"
answer : he said that he had lived on seventh avenue then.
Langganan:
Postingan (Atom)